Gaya Hidup Sehat

Teh Herbal Terbaik untuk Meredakan Begah Setelah Makan

Perut terasa kembung dan begah setelah makan besar? Selain minum air hangat, beberapa jenis teh herbal diketahui ampuh melancarkan sistem pencernaan. Menurut Alodokter, salah satu yang paling populer adalah teh peppermint. Senyawa flavonoid alami dalam peppermint dipercaya merelaksasi otot saluran cerna sehingga meredakan perut kembung. Healthline juga menegaskan bahwa peppermint relaxes the gut dan dapat mengurangi rasa begah dan kram perut. Selain peppermint, teh jahe juga lama dikenal sebagai obat perut begah. Air rebusan jahe atau teh jahe hangat mengandung gingerol yang membantu memecah gas dalam usus. Efek pemanasan dari jahe juga membuat otot perut rileks. Penelitian menunjukkan suplemen jahe dapat mengurangi sensasi terlalu kenyang setelah makan. Demikian pula, teh chamomile punya efek menenangkan otot pencernaan dan sering direkomendasikan untuk mengatasi begah, muntah, atau gejala gastrointestinal lain. Teh herbal lain yang sering disebut-sebut seperti lemon balm (Melissa) dan teh adas (fennel) juga membantu menetralkan gas dan mengurangi kembung. Lemon balm secara tradisional dipakai untuk meredakan masalah perut, sementara adas telah dipercaya sejak lama melancarkan pencernaan. Minum teh herbal hangat sehabis makan juga menyegarkan, terutama jika kita menunggu 20–30 menit sebelum santai atau tidur. Intinya, minum teh herbal hangat (peppermint, jahe, chamomile, atau lemon balm) bisa jadi cara alami meredakan begah setelah makan. Tidak ada salahnya dicoba saat perut terasa penuh. Sumber: Alodokter Healthline

Teh Herbal Terbaik untuk Meredakan Begah Setelah Makan Read More »

Tips Mencegah Dehidrasi saat Bersepeda di Siang Terik

Bersepeda di siang hari memang menyenangkan, tapi risiko dehidrasi pun meningkat. Menurut Alodokter, kunci mencegah dehidrasi adalah minum cukup air sebelum, saat, dan setelah beraktivitas. Sebelum bersepeda, minumlah 500–600 ml air beberapa jam sebelumnya, lalu 200–300 ml lagi 10–15 menit sebelum berangkat. Saat bersepeda di bawah terik, usahakan membawa botol berisi air mineral atau minuman elektrolit. Cobalah meneguk sedikit demi sedikit setiap 15–20 menit (sekitar 100–250 ml sekali teguk) untuk menggantikan cairan yang hilang saat berkeringat. Alodokter mengingatkan untuk menghindari minuman berkafein dan alkohol karena bersifat diuretik dan bisa mempercepat kehilangan cairan. Jika perjalanan cukup panjang, pertimbangkan minuman isotonik. Isotonik mengandung elektrolit (natrium, kalium, kalsium) yang membantu mengembalikan mineral tubuh pasca keringat. Penelitian menunjukkan, pepaya, pisang, atau minuman isotonik efektif mengatasi kehilangan sodium dan kalium. Intinya, minum teratur dan bawa bekal cairan bisa menghindarkan lemas dan kram otot. Menurut Alodokter, makan ringan seperti buah semangka juga bisa menambah asupan air. Jadi, sebelum bersepeda di matahari panas, siapkan bekal air dan elektrolit. Dengan begitu, dehidrasi dan kram otot bisa diminimalisir, perjalanan pun tetap aman dan nyaman. Sumber: Alodokter.com SerbaSepeda

Tips Mencegah Dehidrasi saat Bersepeda di Siang Terik Read More »

Fakta Seputar Vitamin D: Lebih dari Sinar Matahari

Vitamin D sering disebut “vitamin sinar matahari”, tapi kenyataannya banyak hal menarik tentang vitamin ini. Menurut HelloSehat, vitamin D dari sinar matahari (bentuk D3) ternyata lebih efektif dan tahan lama dalam darah dibanding vitamin D dari makanan (D2). Artinya, produksi vitamin D lewat paparan sinar pagi lebih optimal. Vitamin D sendiri berguna untuk penyerapan kalsium, membuat tulang kuat, otot sehat, bahkan mendukung kesehatan jantung dan imunitas. WHO bahkan menyarankan setidaknya 5–15 menit berjemur pagi beberapa kali seminggu untuk mengoptimalkan produksi vitamin D alami. Tapi tidak hanya dari matahari, vitamin D juga bisa diperoleh dari makanan. Alodokter mencatat ikan salmon, tuna, dan produk susu kaya akan vitamin D, sementara kuning telur dan jamur juga sumber baik. Tak ketinggalan, suplemen minyak ikan (cod liver oil) sering direkomendasikan untuk orang yang sulit berjemur. Menurut ahli gizi, kekurangan vitamin D bisa meningkatkan risiko depresi dan penyakit tulang. Intinya, meski sinar matahari penting, vitamin D lebih dari sekadar berjemur saja. Berbagai sumber bahan pangan dan suplemen pun membantu memenuhi kebutuhan vitamin D harian. Jadi, jangan malas mengonsumsi ikan berminyak atau telur, atau rutin berjemur sekitar 10 menit setiap pagi. Sumber: HelloSehat Alodokter

Fakta Seputar Vitamin D: Lebih dari Sinar Matahari Read More »

Apakah Mandi Malam Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Masih jadi perdebatan, mandi malam sering dinilai bisa bikin sakit atau bikin tidur lebih nyenyak. Menurut Alodokter, mitos bahwa mandi malam langsung menyebabkan rematik atau paru-paru basah tidak berdasar. Bahkan helloSehat menyatakan tidak ada bukti mandi malam itu bahaya jika dilakukan dengan benar.Malahan, mandi malam bisa membawa manfaat! HelloSehat menyebut mandi air hangat sebelum tidur dapat menurunkan tekanan darah dan melemaskan otot. Beberapa penelitian (dilansir NHLBI) menemukan mandi sore dapat memperbaiki kualitas tidur karena tubuh yang rileks setelahnya. Namun, penting untuk mandi 1–2 jam sebelum tidur, agar suhu tubuh sempat turun sebelum berbaring. Selain itu, Alodokter mengingatkan penderita rematik sebaiknya gunakan air hangat agar nyeri tidak bertambah. Jadi kesimpulannya: mandi malam itu boleh, asal pakai air hangat dan jangan sampai menggigil kedinginan setelahnya. Menurut HelloSehat dan Alodokter, mandi malam justru membantu rileks dan perbaiki sirkulasi. Jadi nggak usah takut mandi malam, yang penting waktunya tepat dan suhunya nyaman. Sumber: HelloSehat (Manfaat Mandi di Malam Hari untuk Kesehatan Anda)

Apakah Mandi Malam Baik atau Buruk untuk Kesehatan? Read More »

Teknik Pernapasan Unik untuk Redakan Kecemasan

Pernapasan dalam membantu relaksasi. Metode 4-7-8 populer untuk meredakan kecemasan. Teknik ini dilakukan dengan tarik napas selama 4 hitungan, tahan 7 hitungan, lalu hembuskan selama 8 hitungan. Latihan pernapasan ini mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, sehingga detak jantung melambat dan ketegangan otot menurun, mengurangi rasa cemas. Latihan pernapasan 4-7-8 mudah dilakukan kapan saja tanpa alat. Cukup duduk santai atau berbaring, lalu ikuti hitungan napas tersebut secara perlahan. Banyak pengguna melaporkan teknik ini membantu meningkatkan kualitas tidur dan menenangkan pikiran dalam beberapa menit saja. Menurut ahli, latihan rutin 4-7-8 membantu mengendalikan hormon stres (kortisol) dan menumbuhkan fokus mindfulness sehingga kecemasan cepat mereda. Selamat mencoba teknik pernapasan ini saat gelisah untuk mencapai ketenangan alami. Sumber: Pantai Hospital ❗Catatan: Artikel di atas dirangkum dari berbagai sumber kesehatan dan literatur terbaru. Selalu konsultasikan ke dokter jika ada keluhan serius.

Teknik Pernapasan Unik untuk Redakan Kecemasan Read More »

Pentingnya Vaksin Tetanus: Kapan Harus Booster Lagi?

Tetanus adalah penyakit serius yang disebabkan bakteri Clostridium tetani. WHO dan Kemenkes RI menganjurkan vaksin tetanus wajib bagi anak-anak dan dewasa untuk mencegah penyakit mematikan ini. Vaksin tetanus berisi toxoid yang membentuk antibodi pelindung bila tubuh terpapar racun bakteri. Alodokter menjelaskan, setelah rangkaian DPT dasar di masa kanak-kanak, diperlukan vaksin TD booster setiap 10 tahun sekali untuk menjaga kekebalan tetanus tetap optimal. Ibu hamil juga direkomendasikan mendapatkan vaksin TDaP sekali pada kehamilan trimester 3, agar antibodi transfer ke bayi dan mencegah tetanus neonatorum. Dokter menyarankan, jika Anda terluka tusuk atau luka kotor, sebaiknya perbarui vaksin tetanus meskipun booster terakhir belum 10 tahun, karena bakteri tetanus mudah masuk melalui luka. Dengan vaksinasi lengkap dan booster rutin, risiko terinfeksi tetanus dapat diminimalkan seumur hidup. Sumber: Alodokter (Kegunaan Vaksin Tetanus dan Kapan Harus Mendapatkannya) Catatan: Artikel di atas dirangkum dari berbagai sumber kesehatan dan literatur terbaru. Selalu konsultasikan ke dokter jika ada keluhan serius.

Pentingnya Vaksin Tetanus: Kapan Harus Booster Lagi? Read More »

Olahraga HIIT vs Kardio Ringan: Mana yang Cocok untuk Pemula?

HIIT (High-Intensity Interval Training) dan kardio ringan masing-masing punya keunggulan. HIIT melibatkan latihan intensitas sangat tinggi dalam waktu singkat, sedangkan kardio ringan (misalnya jalan kaki, jogging pelan) bersifat aerobik dengan intensitas sedang. Menurut pakar kebugaran, meski HIIT efektif membakar kalori banyak dan meningkatkan kekuatan jantung, bagi pemula latihan ini berisiko cedera karena intensitasnya tinggi. Sebaliknya, kardio ringan lebih aman untuk pemula dan dapat dilakukan lebih lama tanpa kelelahan berlebihan. Pilihan terbaik tergantung tujuan Anda. Instruktur kebugaran umumnya menyarankan pemula memulai dengan kardio ringan rutin agar tubuh teradaptasi perlahan. Namun, jika kebugaran sudah memadai, HIIT dapat dicoba dengan bimbingan profesional. Yang terpenting adalah mendengarkan tubuh: tingkatkan intensitas latihan secara bertahap dan pastikan pemanasan yang cukup. Secara umum, pemula dapat mengombinasikan keduanya—misalnya jalan pagi harian plus 1 sesi HIIT mingguan—agar tubuh tetap fit tanpa risiko cedera berlebih. Sumber: Astronauts.id

Olahraga HIIT vs Kardio Ringan: Mana yang Cocok untuk Pemula? Read More »

5 Kebiasaan Buruk yang Sering Merusak Postur Tubuh

Postur tubuh yang baik penting untuk kesehatan jangka panjang. Sayangnya, sejumlah kebiasaan sehari-hari justru merusak postur. Hello Sehat mencatat beberapa contoh: berdiri atau berjalan membungkuk, yang dapat menyebabkan nyeri punggung dan pinggang dalam jangka panjang. Demikian pula, duduk membungkuk memberi tekanan berlebih pada perut dan panggul, sehingga berpotensi memicu gangguan pencernaan atau inkontinensia. Kebiasaan lain adalah duduk terlalu lama tanpa istirahat. Duduk berjam-jam terus-menerus membuat otot punggung dan leher stres, sering kali berujung pada nyeri kronis. Studi Mayo Clinic bahkan memperingatkan, duduk berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiometabolik. Selain itu, terlalu sering menyandar di kursi miring juga merugikan. Duduk bersandar di permukaan miring memaksa otot menegang, membuat punggung bawah cepat pegal. Terakhir, posisi kepala terlalu condong ke depan saat menatap ponsel atau komputer dapat memicu kelainan tulang belakang seperti kifosis atau skoliosis. Hello Sehat menekankan bahwa kebiasaan postur buruk ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti nyeri punggung, gangguan pencernaan, dan kelainan tulang. Oleh karena itu, para ahli menyarankan duduk dan berdiri tegak, rutin bergerak, serta peregangan ringan setiap 30–60 menit. Dengan kesadaran dan kebiasaan yang diperbaiki, kita dapat mencegah masalah punggung di masa depan. Sumber: Hello Sehat

5 Kebiasaan Buruk yang Sering Merusak Postur Tubuh Read More »

Manfaat Terapi Aromaterapi untuk Kualitas Tidur

Aromaterapi dikenal luas sebagai terapi alami untuk relaksasi. Menurut Alodokter, salah satu manfaat aromaterapi adalah membantu meningkatkan kualitas tidur. Wewangian dari minyak esensial dapat membuat tubuh lebih rileks sehingga lebih mudah tertidur. Sebuah studi menyatakan bahwa penggunaan aromaterapi tertentu membuat tubuh lebih rileks dan membantu tidur lebih lelap. Beberapa jenis minyak esensial populer untuk tidur antara lain: Minyak Lavender: Mengandung linalool dan linalyl acetate yang menenangkan. Alodokter menjelaskan, aroma lavender mempercepat rasa kantuk dan efektif meredakan gangguan tidur akibat kecemasan. Minyak Chamomile: Sering digunakan sebagai bahan teh pengantar tidur. Chamomile mengandung apigenin yang merangsang otak untuk mengatur pola tidur dan membantu mengatasi insomnia. Minyak Sandalwood (Kayu Cendana): Beraroma hangat, bersifat sedatif ringan. Menghirupnya biasanya membuat seseorang lebih cepat mengantuk karena efek menenangkannya. Minyak Geranium: Riset menunjukkan minyak geranium dapat meningkatkan kualitas tidur, karena kandungan geranyl acetate-nya yang menenangkan tubuh. Hello Sehat juga mengungkap sebuah penelitian pada ibu pascanatal: 58% peserta yang rutin menghirup aroma lavender setiap malam selama delapan minggu melaporkan tidur lebih nyenyak. Secara praktis, gunakan 2–3 tetes minyak esensial pada diffuser atau campur dengan air hangat, lalu hirup aromanya 10–15 menit sebelum tidur. Dengan aroma yang tepat, terapi sederhana ini dapat membantu memperbaiki kualitas tidur secara alami. Sumber: Alodokter Hellosehat Catatan: Artikel di atas dirangkum dari berbagai sumber kesehatan dan literatur terbaru. Selalu konsultasikan ke dokter jika ada keluhan serius.

Manfaat Terapi Aromaterapi untuk Kualitas Tidur Read More »

Mengapa Jarang Buang Air Kecil Bisa Berbahaya?

Jarang buang air kecil bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan cairan atau ada masalah kesehatan. Normalnya, orang sehat buang air kecil sekitar 6–8 kali sehari. Mayo Clinic mengatakan, jika frekuensi sangat rendah, ada risiko dehidrasi yang membebani ginjal. Berikut beberapa alasan mengapa jarang pipis perlu diwaspadai: Dehidrasi. Minum terlalu sedikit cairan akan membuat volume urine menurun drastis. Dehidrasi kronis dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dan membuat ginjal lebih sulit menyaring darah. Gejalanya meliputi urine pekat berwarna gelap, mulut kering, dan pusing. Masalah Ginjal atau Saluran Kemih. Jarang pipis bisa juga disebabkan sumbatan (misalnya batu ginjal) yang menghambat aliran urine. Jika disertai nyeri perut/samping dan demam, segera periksa ke dokter. Infeksi saluran kemih yang berat juga kadang membuat buang air kecil jadi jarang tapi menyakitkan. Efek Samping Obat. Beberapa obat, terutama diuretik dosis tinggi, secara paradoks bisa membuat tubuh menahan cairan sehingga menurunkan frekuensi buang air kecil. Jika kamu sedang minum obat tertentu, cek efek sampingnya. Pola Hidup dan Diet. Konsumsi kafein atau alkohol berlebihan awalnya meningkatkan keluarnya urine, tetapi jika lama-kelamaan malah terjadi dehidrasi, tubuh bisa ‘hemat’ cairan. Pastikan asupan air putih cukup setiap hari (sekitar 2 liter). Menurut CDC, hidrasi penting untuk fungsi tubuh termasuk ekskresi limbah. Jika merasa sangat jarang buang air kecil dalam satu hari (misalnya kurang dari 3–4 kali) dan mengalami keluhan di atas, sebaiknya periksakan diri. Jangan anggap remeh, karena ginjal yang tidak sehat bisa berdampak serius. Kunci utamanya adalah minum cukup air dan mendengarkan sinyal tubuh agar selalu sehat. Sumber: Mayo Clinic

Mengapa Jarang Buang Air Kecil Bisa Berbahaya? Read More »

Scroll to Top