Mitos & Fakta

Mitos vs Fakta: Telur, Wortel, dan Gula

Pernah dengar mitos “makan telur bikin bisul”? Faktanya, bisul disebabkan infeksi bakteri Staphylococcus aureus pada folikel rambut, bukan karena makanan (menurut Alodokter). Telur justru kaya nutrisi: setiap butir mengandung sekitar 6 gram protein dan vitamin penting (vitamin A 260 IU, D 1 μg). Jadi, mitos bahwa telur menyebabkan bisul tidak benar. Wortel sering diklaim bisa menyembuhkan mata minus. Padahal, wortel hanya mengandung beta-karoten yang diubah jadi vitamin A untuk retina – bukan obat rabun jauh. Menurut dokter mata Jakarta Eye Center, beta-karoten memang baik untuk kesehatan mata, tetapi tidak mengobati rabun. Lalu, tentang gula dan diabetes: Healthline menyebut konsumsi gula berlebih memang bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, namun gula bukan satu-satunya penyebab; faktor pola makan, genetika, dan gaya hidup juga memegang peran. Risiko diabetes lebih dipengaruhi keseluruhan pola hidup. Kesimpulannya, konsumsi telur dan wortel dalam takaran wajar justru menyehatkan, sementara penyakit seperti bisul atau diabetes lebih dipicu faktor lain. Menjaga pola makan seimbang dan gaya hidup sehat adalah kunci mencegah mitos keliru. Sumber: Alodokter Jakarta Eye Center Healthline

Mitos vs Fakta: Telur, Wortel, dan Gula Read More »

7 Mitos dan Fakta Seputar Minum Air Dingin

Air dingin memang menyegarkan, tetapi ada banyak mitos soal efeknya. Menurut laporan Healthline (dilansir Fimela), air dingin sering disalahartikan berisiko buat kesehatan seperti flu atau sakit tenggorokan. Padahal penelitian menunjukkan belum ada bukti itu. Berikut beberapa mitos/fakta penting: Air dingin bikin sakit tenggorokan. Mitos. Tidak ada bukti ilmiah bahwa minum air dingin menyebabkan sakit tenggorokan. Air dingin setelah makan ganggu pencernaan. Mitos. Tubuh tidak “membeku” hanya karena minum air dingin. Mayo Clinic menyatakan suhu air tidak memengaruhi pencernaan kecuali ada masalah kesehatan tertentu. Air dingin bikin perut buncit atau gemuk. Mitos. Air putih dingin tidak mengandung kalori yang menambah berat badan. Malah Alodokter menjelaskan, minum air es justru sedikit membakar kalori karena tubuh menghangatkannya. Air dingin membantu turunkan berat badan. Fakta (terbatas). Segelas air dingin bisa membakar sedikit kalori ekstra (sekitar 8 kalori) karena tubuh memanaskan air tersebut. Tapi efeknya kecil dan tetap perlu diet dan olahraga rutin. Air dingin menyebabkan kram perut. Mitos. Belum ada penelitian yang mendukung ini. Sebaliknya, Harvard Health memaparkan bahwa tubuh kekurangan cairan justru bisa memicu kram. Minum air dingin membantu menjaga hidrasi dan mencegah kram. Air dingin mendinginkan tubuh. Fakta. Air dingin memang menurunkan suhu tubuh sementara, jadi terasa menyegarkan terutama saat panas. Namun, tidak ada bahaya khusus asalkan dikonsumsi dalam batas wajar. Air dingin menyebabkan flu atau pilek. Mitos. Meski ada anggapan umum, studi tidak mendukung klaim bahwa minum air dingin langsung membuat flu. Menurut Fimela (dari Healthline), risiko ini belum terbukti secara ilmiah. Intinya, air dingin aman diminum dan dapat menyegarkan tubuh. Tetap pastikan untuk cukup minum air putih setiap hari, hangat atau dingin, sesuai kenyamanan. Sumber: Fimela Alodokter

7 Mitos dan Fakta Seputar Minum Air Dingin Read More »

Mitos vs Fakta Kesehatan Tentang Telur, Wortel, dan Gula

Banyak mitos kesehatan yang berkembang di masyarakat dan sering dipercaya begitu saja tanpa mencari tahu kebenarannya. Berikut ini adalah tiga mitos yang sering dibahas serta fakta ilmiah yang sebenarnya. 1. Mitos: Makan Telur Bisa Menyebabkan Bisul Fakta: Bisul bukan disebabkan oleh konsumsi telur, melainkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini masuk melalui luka kecil atau folikel rambut yang tersumbat, menyebabkan peradangan dan nanah. Telur sendiri merupakan sumber protein yang baik dan kaya akan nutrisi seperti vitamin D, B12, serta kolin. Namun, bagi mereka yang memiliki alergi terhadap telur, konsumsi telur dapat menyebabkan reaksi kulit seperti ruam, tetapi bukan bisul. Kesimpulan: Makan telur tidak menyebabkan bisul. Kebersihan kulit dan sistem imun yang kuat lebih berpengaruh dalam mencegah munculnya bisul. 2. Mitos: Mengonsumsi Wortel Bisa Menyembuhkan Mata Minus Fakta: Wortel memang kaya akan beta-karoten, yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin A penting untuk kesehatan mata, terutama dalam menjaga fungsi retina dan penglihatan di malam hari. Namun, mata minus atau miopi terjadi akibat kelainan bentuk bola mata yang terlalu panjang atau kornea yang terlalu melengkung. Hal ini menyebabkan cahaya yang masuk ke mata tidak fokus langsung ke retina, melainkan jatuh di depan retina, sehingga objek yang jauh terlihat buram. Meskipun wortel baik untuk kesehatan mata, makan wortel dalam jumlah banyak tidak akan memperbaiki mata minus. Mata minus hanya bisa dikoreksi dengan kacamata, lensa kontak, atau operasi seperti LASIK. Kesimpulan: Makan wortel tidak bisa menyembuhkan mata minus. Namun, konsumsi wortel dapat membantu menjaga kesehatan mata secara keseluruhan. 3. Mitos: Mengonsumsi Gula Bisa Menyebabkan Diabetes Fakta: Diabetes bukan semata-mata disebabkan oleh konsumsi gula berlebih. Diabetes tipe 1 terjadi karena sistem imun menyerang sel pankreas yang memproduksi insulin, sedangkan diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak bisa menggunakan insulin dengan baik. Faktor utama yang berkontribusi terhadap diabetes tipe 2 adalah pola makan tidak sehat, obesitas, kurang aktivitas fisik, dan faktor genetik. Konsumsi gula yang berlebihan memang bisa meningkatkan risiko obesitas, yang merupakan salah satu faktor risiko diabetes tipe 2. Namun, gula itu sendiri bukan penyebab langsung diabetes. Yang lebih berbahaya adalah gula tersembunyi dalam makanan olahan, minuman manis, dan makanan cepat saji. Oleh karena itu, penting untuk mengontrol asupan gula harian agar tetap dalam batas aman. Kesimpulan: Gula tidak langsung menyebabkan diabetes, tetapi konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas yang berkontribusi terhadap diabetes tipe 2. Baaca Juga : Manfaat Puasa bagi Kesehatan, Bukti Ilmiah dan Keajaiban di Baliknya Kesimpulan Umum Banyak mitos kesehatan yang beredar di masyarakat tidak sepenuhnya benar. Oleh karena itu, penting untuk mencari informasi dari sumber terpercaya dan memahami fakta ilmiahnya. Dengan mengetahui kebenaran di balik mitos ini, kita bisa menjaga kesehatan dengan lebih baik dan membuat keputusan yang tepat dalam pola makan serta gaya hidup sehari-hari.

Mitos vs Fakta Kesehatan Tentang Telur, Wortel, dan Gula Read More »

© Copyright 2023. PT. Populer Sarana Medika

Scroll to Top